23/06/2017 06:51:58 GMT+7

Pemain Chelsea Di Akademi Asli Tidak Berkembang

Pemain Chelsea Di Akademi Asli Tidak BerkembangSebagai klub besar, kesuksesan menjadi orientasi Chelsea. Tetapi dalam proses tersebut, ‘Si Biru’ dinilai telah mengorbankan para pemain muda yang telah dibina di akademi sepakbola mereka sendiri.Penilaian itu dilontarkan oleh Frank Arnesen, mantan direktur sepakbola Chelsea yang kini bekerja di klub Jerman Hamburg SV. Dikatakan Arnesen, ia dulu membantu membangun akademi Chelsea untuk menempa para pemain muda berbakat guna menembus tim utama Chelsea.

Akan tetapi, keinginan Chelsea untuk langsung meraih sukses dalam jangka pendek, dengan merekrut pemain-pemain bintang yang “telah punya nama”, sudah bikin keberadaan para pemain muda binaan klub mereka sendiri jadi kurang mendapat tempat.”Di Chelsea, kami punya bakat fantastis, kami membentuk pemain-pemain hebat, tapi mereka harus diberikan sebuah kesempatan yang kemudian tak pernah datang. Tekanannya terlalu besar,” kata Arnesen kepada Evening Standard yang dikutip ESPN Soccernet.

Hal itu, lanjutnya, adalah fenomena umum yang terjadi di Inggris mengingat besarnya tekanan buat para manajer untuk meraih sukses atau berisiko dipecat.”Manajer di Inggris Anda akan melihat keluar dan membeli pemain, hal ini sering terjadi dan sulit buat mereka karena jika mereka kalah di dua atau tiga laga, mereka bisa dipecat.””Jerman jauh lebih baik dalam mengembangkan pemain dan juga memasukkan mereka ke dalam tim, yang masih jadi masalah di Inggris,” nilainya.Dari daftar pemain muda potensial yang sempat dibina di akademi klub itu, yang direkrut dari klub lain saat masih berstatus pemain yunior maupun di tahap awal tim senior, Arnesen menyebut Chelsea setidaknya sudah kehilangan Daniel Sturridge, Fabio Borini, dan Miroslav Stoch.

Pun demikian, Arnesen juga menegaskan bahwa penilaiannya itu bukan dimaksudkan untuk mencibir Chelsea, mengingat ia pun punya respek besar kepada klub London tersebut.”Saya amat bangga dengan apa yang saya lakukan (di Chelsea). Saya melakukan pekerjaan fantastis. Saya menghasilkan banyak uang untuk klub. Saya membeli pemain dengan harga murah dan mereka dijual dengan harga tinggi.””Saya membicarakan pemain seperti Sturridge, Borini dan Stoch. Mereka pada akhirnya dijual dengan harga total 30 juta poundsterling dan itu cukup untuk membiayai akademi. Saya gembira dengan banyak pemain yang saya rekrut untuk Chelsea. Itu adalah sebuah klub fantastis dan saya suka dengan keterlibatan saya di sana dulu,” lugasnya.

Leave a Reply